Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Memilih dan Membeli Casing Komputer

Kompi- ON kali ini akan membahas mengenai Tips Memilih dan Membeli Casing Komputer. Sekilas sepele sekali ngomongin casing ini dan bagi kebanyakan pengguna komputer menganggap casing ini tidak menjadi pertimbangan penting, ah cuma casing doank...itu mungkin yang ada di benak sobat blogger. Padahal casing ini ibarat rumah yang melindungi isi bagian dalamnya. Desain dan bentuk casing yang tidak sesuai dengan isinya akan berakibat mempengaruhi kinerja dan umur komputer itu sendiri. Nah kok bisa, hehe. Bagi yang paham akan pentingnya casing ini pasti tidak sembarangan dalam memilih dan membeli casing, karena berbicara casing pasti akan berbicara flow udara yang ada dalam sebuah CPU. Flow nya bagus maka otomatis performa dan umur spart part yang ada di dalamnya akan terjaga dengan baik

Macam-Macam Bentuk Casing

Sebelum membahas tips memilih casing, sobat blogger perlu tahu macam-macam casing itu sendiri. Ada casing desktop dan ada casing tower. casing desktop itu casing yang posisinya tidur dan biasanya diatasnya ditaruh monitor. Casing ini udah jarang karena pemakaiannya emang di jaman dulu. Sedangkan casing tower adalah casing yang berdiri, dan casing tower ini lah yang banyak digunakan sekarang, termasuk yang akan dibahas disini. Casing tower ini pun di bagi menjadi 3 yaitu 
  • mini tower (ada 2 mini tower ATX dan mini tower ITX) 
  • mid tower
  • full tower
Perbedaannya hanya terletak di ukuran ketinggian sama jumlah drive bay yang bisa dipasang. Semakin tinggi ukurannya otomatis si casing tsb mampung menampung mainboard dengan ukuran yang lebar pula. Berikut contoh gambar casing kategori mid tower.

casing komputer

Masuk ke inti pembicaaraan kali ini yaitu bagaimana tips-tips membeli casing komputer itu, berikut panduannya.

  • Lihat motherboard sobat, ukurannya apa. ini sangat penting dalam memiilh ukuran casing. Jika sobat punya motherboard ukuran besar semacam XL-ATX, gunakan casing full tower. Kalau sobat punya motherboard ATX, minimal pakailah casing mid tower, walaupun pakai full tower jg boleh, yang penting jangan beli casing mini tower ATX, ga akan masuk karena casing mini tower ATX hanya bisa support motherboard micro-ATX. Untuk motherboard mini-ITX gunakan casing mini tower ITX. 
  • Power supply. Jika Sobat blogger merakit komputer sendiri, pastikan ukuran power supply yang akan sobat beli bisa masuk ke casingnya. Model casing yang sekarang biasanya letak PSU-nya ada dibagian bawah, tapi masih ada juga yang letak PSUnya di bagian atas. Saya sarankan cari casing yang penempatan PSUnya di bagian bawah. Penempatan PSU di bagian bawah menurut saya lebih enak dari segi pemasangannya dan juga sirkulasi pembuangan udara panasnya juga lebih tepat. 
  • Pilihlah casing dengan kabel manajemen yg baik terutama untuk tipe psu non-modular, sehingga kabel psu bisa tertata dengan baik dan air-flow casingnya bisa lancar.
  • Pilihlah casing dengan posisi dan jumlah dock HDD/drive yang mencukupi. Jangan lupa lihat juga tipe pemasangan HDD pada casing (screw less atau bukan). Jika ga mau repot, pilih saja casing yg screw-less, karena ga perlu di-screw HDDnya
  • Pilihlah casing yang mempunya lubang atau fentilasi kipas minimal 4 buah. Jadi minimal casing sobat bisa ditambah 4 buah fan tambahan. Kalaupun misalnya ke-empat lubang fan itu belum dipasang fan, setidaknya bisa untuk lubang fentilasi pembuangan panas yang dihasilkan spart part di dalam CPU. Tapi biasanya jika sobat beli casing pasti disitu sudah dikasih bonus minimal 1 fan tambahan di bagian belakang.
  • Yang terakhir adalah budget, tentunya apapun casing yang sobat pilih maka sesuaikan dengan kantong dana sobat, yang penting sudah memenuhi standar yang saya sebutkan poin-poin-nya diatas.
Mungkin itu saja informasi tentang Tips Memilih dan Membeli Casing Komputer semoga banyak bermanfaat.


Post a Comment for "Tips Memilih dan Membeli Casing Komputer"